Rabu, 06 Oktober 2021

SMAN 3 SAMPIT JUARA 2 LOMBA MURAL

Dalam rangka memperingati Hari Bakti Karang Taruna Ke 61, Karang Taruna Kabupaten Kotawaringin melaksanakan lomba mural. Kegiatan ini dilaksanakan di jalan Ki Hajar Dewantara yang menjadi jalan pemisah antara SMKN 1 Sampit dan SMAN 3 Sampit. Sebelum kegiatan ini, di bahu jalan tersebut sering digunakan oleh oknum warga untuk membuang sampah rumah tangga.  Hal ini membuat jalan Ki Hajar Dewantara terlihat kotor dan bau sampah sering mengganggu proses pembelajaran baik di SMKN 1 Sampit maupun di SMAN 3 Sampit. Oleh karena itu, untuk membudayakan masyarakat membuang sampah pada tempatnya dan wujud kepedulian terhadap lingkungan, Karang Taruna Kabupaten Kotawaringin Timur mengadakan lomba mural bertema lingkungan pada 22 – 26 September 2021. Sehari sebelumnya, pada Selasa 21 September 2021 anggota Karang Taruna melakukan kerja bakti membersihkan sampah yang ada di bahu jalan Ki Hajar Dewantara. 



SMAN 3 Sampit ikut berpartisipasi dalam lomba mural yang menggunakan media dinding tembok pagar SMKN 1 Sampit dan SMAN 3 Sampit tersebut. Tim yang dibimbing oleh Bapak Feisal Bhakti, S.Pd tersebut berhasil meraih juara 2 untuk kategori pelajar. Juara 1 direbut oleh SMAN 1 Sampit sedangkan juara 3 diraih SMAN 2 Sampit. “Alhamdulillah kami bisa meraih juara 2. Hasil ini merupakan prestasi siswa karena sudah mampu membuat media dan pesan dalam media tersebut bisa sampai ke orang yang melihatnya”, ucapnya. Pria yang juga merupakan guru Bahasa Indonesia ini berharap semoga dengan adanya mural tersebut dapat meningkatkan kesadaran warga untuk menjaga lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan. Penyerahan piala dan hadiah dilaksanakan pada acara puncak yang berlangsung pada Minggu, 27 September 2021 di lapangan Sepak Bola SMAN 3 Sampit.



Nina Pahnoran Wiyanti yang mewakili tim SMAN 3 Sampit mengaku tidak menyangka bisa merebut juara 2 untuk kategori pelajar. “Kami tidak menyangka bisa mendapat juara 2 pada lomba mural ini. Kami hanya berusaha membuat mural semenarik mungkin dan pesan dalam mural kami bisa sampai kepada orang yang melihatnya”, tuturnya. Siswa yang duduk di kelas XI MIPA 3 ini menambahkan bahwa ini merupakan pengalaman pertama mereka mengikuti lomba mural. “Ini adalah pengalaman pertama kami mengikuti lomba mural dan alhamdulillah bisa mendapat juara”, tutupnya. Selain itu, untuk mengawasi dan mengantisipasi oknum warga yang masih membuang sampah di bahu jalan Ki Hajar Dewantara, SMKN 1 Sampit memasang kamera CCTV di beberapa titik. Hal ini dilakukan sebagai upaya agar lingkungan di jalan Ki Hajar Dewantara tetap bersih sehingga membuat nyaman warga yang melintasi jalan tersebut.

Senin, 04 Oktober 2021

SMAN 3 SAMPIT ADAKAN VAKSINASI UNTUK SISWA

Untuk mendukung upaya pemerintah dalam mempercepat program vaksinasi nasional, SMAN 3 Sampit bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Kotawaringin Timur melaksanakan program vaksinasi siswa pada Kamis, 23 September 2021 bertempat di halaman UKS SMAN 3 Sampit. Kegiatan ini dilaksanakan langsung oleh petugas vaksinasi dari Puskesmas Baamang 2. Kepala Puskesmas Baamang 2, dr. Desliana Eka Maulitita yang turun langsung pada kegiatan tersebut mengatakan bahwa vaksinasi merupakan upaya pemerintah dalam mencegah penularan virus Covid 19. “Vaksinasi hari ini berjalan lancar. Kami menyiapkan 300 dosis vaksin untuk siswa SMAN 3 Sampit”, ucapnya. Vaksin yang diberikan untuk siswa SMAN 3 Sampit adalah vaksin keluaran Sinovac. Beliau menambahkan, orang yang telah divaksin tidak serta merta kebal dari virus Covid 19. “Seseorang yang telah divaksin bukan berarti bebas dari Covid 19, tapi paling tidak meringankan gejalanya saat terkena Covid 19”, tambahnya. Syarat siswa untuk bisa mengikuti vaksinasi cukup membawa Kartu Keluarga (KK) atau KTP bagi yang sudah memiliki. 



Kepala SMAN 3 Sampit Drs. H. Livenur Hasby mengungkapkan program ini merupakan upaya sekolah dalam mendukung pemerintah mengatasi penyebaran Covid 19. “Kita bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Kotawaringin Timur dalam hal ini Puskesmas Baamang 2 agar seluruh warga sekolah  baik guru dan siswa bisa mengikuti vaksinasi”, ungkapnya. Beliau menambahkan bahwa jumlah dosis vaksin dari Puskesmas Baamang 2 tidak mencukupi untuk seluruh siswa. “Hari ini kita mendapat 300 dosis vaksin dari Puskesmas Baamang, dan itu memang belum mencukupi untuk semua siswa yang berjumlah lebih dari 700 siswa. Oleh karena itu, dalam waktu dekat kita akan bekerja sama dengan Polres Kotim untuk memberikan vaksinasi kepada siswa yang hari ini belum mendapat vaksin”, tambahnya.

Kegiatan ini disambut antusias oleh para siswa. Salah satu siswa bernama Annastasya Maharani mengungkapkan senang bisa mendapat vaksinasi dari sekolah. “Saya senang bisa mendapat vaksin di sekolah, karena jika mendaftar di Puskesmas biasanya antri dan memakan waktu yang lama”, tuturnya. Siswa yang duduk di kelas XII ini berharap dengan adanya program vaksinasi pembelajaran tatap muka dapat segera dilaksanakan. “Kami sudah bosan belajar daring, dan semoga kami bisa belajar tatap muka seperti biasa setelah vaksinasi ini”, tutupnya.