Senin, 04 Oktober 2021

SMAN 3 SAMPIT ADAKAN VAKSINASI UNTUK SISWA

Untuk mendukung upaya pemerintah dalam mempercepat program vaksinasi nasional, SMAN 3 Sampit bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Kotawaringin Timur melaksanakan program vaksinasi siswa pada Kamis, 23 September 2021 bertempat di halaman UKS SMAN 3 Sampit. Kegiatan ini dilaksanakan langsung oleh petugas vaksinasi dari Puskesmas Baamang 2. Kepala Puskesmas Baamang 2, dr. Desliana Eka Maulitita yang turun langsung pada kegiatan tersebut mengatakan bahwa vaksinasi merupakan upaya pemerintah dalam mencegah penularan virus Covid 19. “Vaksinasi hari ini berjalan lancar. Kami menyiapkan 300 dosis vaksin untuk siswa SMAN 3 Sampit”, ucapnya. Vaksin yang diberikan untuk siswa SMAN 3 Sampit adalah vaksin keluaran Sinovac. Beliau menambahkan, orang yang telah divaksin tidak serta merta kebal dari virus Covid 19. “Seseorang yang telah divaksin bukan berarti bebas dari Covid 19, tapi paling tidak meringankan gejalanya saat terkena Covid 19”, tambahnya. Syarat siswa untuk bisa mengikuti vaksinasi cukup membawa Kartu Keluarga (KK) atau KTP bagi yang sudah memiliki. 



Kepala SMAN 3 Sampit Drs. H. Livenur Hasby mengungkapkan program ini merupakan upaya sekolah dalam mendukung pemerintah mengatasi penyebaran Covid 19. “Kita bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Kotawaringin Timur dalam hal ini Puskesmas Baamang 2 agar seluruh warga sekolah  baik guru dan siswa bisa mengikuti vaksinasi”, ungkapnya. Beliau menambahkan bahwa jumlah dosis vaksin dari Puskesmas Baamang 2 tidak mencukupi untuk seluruh siswa. “Hari ini kita mendapat 300 dosis vaksin dari Puskesmas Baamang, dan itu memang belum mencukupi untuk semua siswa yang berjumlah lebih dari 700 siswa. Oleh karena itu, dalam waktu dekat kita akan bekerja sama dengan Polres Kotim untuk memberikan vaksinasi kepada siswa yang hari ini belum mendapat vaksin”, tambahnya.

Kegiatan ini disambut antusias oleh para siswa. Salah satu siswa bernama Annastasya Maharani mengungkapkan senang bisa mendapat vaksinasi dari sekolah. “Saya senang bisa mendapat vaksin di sekolah, karena jika mendaftar di Puskesmas biasanya antri dan memakan waktu yang lama”, tuturnya. Siswa yang duduk di kelas XII ini berharap dengan adanya program vaksinasi pembelajaran tatap muka dapat segera dilaksanakan. “Kami sudah bosan belajar daring, dan semoga kami bisa belajar tatap muka seperti biasa setelah vaksinasi ini”, tutupnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar